Perasaan yang Sunyi (1)
Pagi itu matahari bersinar terik, aku dan semua siswa yang ada di lapangan tempat kami berbaris dan duduk dan melakukan dzikir pagi.Terlihat dari arah timur matahari mulai memancarkan cahayanya yang menguning dan menyilaukan.
Pagi hari itu kami sungguh kepanasan.
"Ah! aku tidak suka kakak-kakak kelas itu, mereka terus saja melihat ke arahku dari tadi.
Apa ada yang salah denganku? ah! ini sungguh hal yang menyebalkan " Keluhku pelan.
Setelah selesai apel pagi aku dan teman-temanku yang lainnya langsung masuk ke ruang kelas.
Hari ini ada pelajaran Bahasa Indonesia dengan Pak Nauhid.
Ia guru baru kami di kelas VII ini.
Pak Nauhid sering menceritakan pengalamannya saat ia masih remaja pada kami.
Hari ini yang akan dipelajari adalah Puisi.
Teman-temanku terlihat bingung harus membuat puisi dengan tema apa.
Tampaknya Pak Nauhid paham dengan ekspresi yang diperlihatkan para siswanya yang terlihat bingung dengan tema puisinya mereka.
Untuk itu, pak Nauhid menceritakan sebuah kisah cintanya sewaktu ia masih duduk dibangku smp disertai penggalan sebuah puisi.
"Dulu, waktu bapak masih remaja bapak pernah jatuh cinta pada seorang gadis.
Waktu itu bapak duduk di pojokan sudut belangkang sedangkan ia duduk di sudut paling depan.
Bapak bertubuh pendek ia bertubuh tinggi.
Namun, bapak tak pernah bisa mengungkapkan isi hati bapak padanya.
(puisi=>)Di waktu malam menjelang tidur ku...
Kau slalu terbayang-bayang dilangit-langit rumahku...
Basah bantal karena air mata..
Mengingat kasih tak sampai..
"
"Nah itu ada contoh puisi tentang kerinduan seorang remaja, kalian boleh membuat temanya tentang kisah kalian" terang pak Nauid.
Singkat cerita sih.. Namun, cerita itu terasa menarik bagiku.
Selanjutnya, pak Nauhid membagi kami menjadi beberapa kelompok.
Saatnya diskusi...
Untunglah aku tak sekelompok dengan Deny.
Karena merasa sangat malas sekelompok dengannya, orang yang tidak bisa dipercaya dan tidak bertanggug jawab.
Adaptasi
Adaptasi merupakan bentuk ciri-ciri khusus pada hewan dan tumbuhan.
Adaptasi dibagi menjadi 3 yaitu :
1. Adaptasi Morfologi.
Merupakan penyesuaian bentuk tubuh makhluk hidup dengan lingkungan.
Contoh :
(1.) Bebek mempunyai selaput pada kakinya.
(2.) Semut memiliki antena.
2. Adaptasi Fisiologi.
Merupakan penyesuaian sifat-sifat makhluk hidup dengan lingkungan.
Contoh :
(1.) Raflesia mengeluarkan enzim untuk menarik serangga.
(2.) Kantong semar mengeluarkan enzim untuk membunuh serangga.
3. Adaptasi Tingkah Laku.
Merupakan bentuk penyesuaian tingkah laku.
Contoh :
(1.) Cecak memutuskan ekor untuk mengelabui musuh.
(2.) Putri malu mengucupkan daunnya bila disentuh.
Adaptasi dibagi menjadi 3 yaitu :
1. Adaptasi Morfologi.
Merupakan penyesuaian bentuk tubuh makhluk hidup dengan lingkungan.
Contoh :
(1.) Bebek mempunyai selaput pada kakinya.
(2.) Semut memiliki antena.
2. Adaptasi Fisiologi.
Merupakan penyesuaian sifat-sifat makhluk hidup dengan lingkungan.
Contoh :
(1.) Raflesia mengeluarkan enzim untuk menarik serangga.
(2.) Kantong semar mengeluarkan enzim untuk membunuh serangga.
3. Adaptasi Tingkah Laku.
Merupakan bentuk penyesuaian tingkah laku.
Contoh :
(1.) Cecak memutuskan ekor untuk mengelabui musuh.
(2.) Putri malu mengucupkan daunnya bila disentuh.
Ciri-Ciri Khusus pada Makhluk Hidup
Ciri-Ciri Khusus pada Binatang
Ciri khusus berguna sebagai sarana memenuhi kebutuhan hidup, melindungi diri dari musuh, dan mempertahankan jenis.
Contoh hewan-hewan yang memiliki ciri khusus :
1. Kelelawar.
Kelelawar merupakan hewan bertulang belakang.
Ciri Khusus Kelelawar
Kelelawar mempunyai pendengaran dan penciuman yang tajam serta dapat mencium buah yang masak dari jarak jauh.
Kelelawar tidak menabrak benda pada malam hari karena kelelawar mengeluarkan suara berfrekuensi tinggi ultrasonik dari mulutnya.
2. Ular.
Ular tidak pernah mengunyah atau mencabik-cabik makanannya.
Mangsa yang didapatkan ular langsung ditelan secara utuh, hal ini karena ular memiliki cairan pencerna yang mampu menghancurkan makanannya.
Ular dapat menelan makanannya secara utuh karena susunan tulangnya melekat secara longgar.
Dengan susunan tulang pada rangka kepala.
3. Cecak.
Cecak memiliki kaki yang dapat menempel di dinding dengan kuat.
Sehingga tidak jatuh ketika menempel di langit-langit rumah dan dapat menangkap serangga dengan lidahnya yang panjang.
Cecak memutuskan ekornya untuk mengelabui musuh.
4. Kucing.
Ciri khusus kucing ada dua yaitu :
Pertama, pada kaki kucing mempunyai lapisan empuk dan tebal berguna untuk menyembunyikan kukunya.
Pada saat berjalan, kuku ditarik masuk sehingga tidak bersuara.
Kedua, kucing mempunyai mata yang sangat tajam, mata kucing akan terlihat bercahaya saat di tempat gelap dan bisa melihat dengan jelas meskipun dalam keadaan gelap.
Ciri-Ciri Khusus pada Tumbuhan
1. Mawar.
* Mawar memiliki duri yang berfungsi untuk melindungi diri dari musuh.
2. Kaktus.
* Kaktus memiliki duri pada daging batangnya.
* Batangnya dilapisi lilin.
* Batang berfungsi sebagai tempat penyimpanan air.
3. Kantong Semar.
* Memiliki kantong di ujung daun yang berfungsi untuk menangkap serangga.
4. Teratai.
* Teratai tumbuh di air.
* Memiliki daun yang lebar dan merapung di air.
* Pada akar teratai terdapat rongga udara yang berfungsi sebagai alat pernafasan.
5. Putri Malu.
* Bila disentuh daunnya. akan mengucup.
* Memiliki duri pada batang.
6. Raflesia.
* Memiliki bunga yang besar.* Dapat memantulkan cahaya.
* Memakan serangga atau lalat yang hinggap.
* Mengeluarkan bau yang busuk.
* Disebut sebagai bunga bangkai atau bunga raksasa.
Ciri khusus berguna sebagai sarana memenuhi kebutuhan hidup, melindungi diri dari musuh, dan mempertahankan jenis.
Contoh hewan-hewan yang memiliki ciri khusus :
1. Kelelawar.
Kelelawar merupakan hewan bertulang belakang.
Ciri Khusus Kelelawar
Kelelawar mempunyai pendengaran dan penciuman yang tajam serta dapat mencium buah yang masak dari jarak jauh.
Kelelawar tidak menabrak benda pada malam hari karena kelelawar mengeluarkan suara berfrekuensi tinggi ultrasonik dari mulutnya.
2. Ular.
Ular tidak pernah mengunyah atau mencabik-cabik makanannya.
Mangsa yang didapatkan ular langsung ditelan secara utuh, hal ini karena ular memiliki cairan pencerna yang mampu menghancurkan makanannya.
Ular dapat menelan makanannya secara utuh karena susunan tulangnya melekat secara longgar.
Dengan susunan tulang pada rangka kepala.
3. Cecak.
Cecak memiliki kaki yang dapat menempel di dinding dengan kuat.
Sehingga tidak jatuh ketika menempel di langit-langit rumah dan dapat menangkap serangga dengan lidahnya yang panjang.
Cecak memutuskan ekornya untuk mengelabui musuh.
4. Kucing.
Ciri khusus kucing ada dua yaitu :
Pertama, pada kaki kucing mempunyai lapisan empuk dan tebal berguna untuk menyembunyikan kukunya.
Pada saat berjalan, kuku ditarik masuk sehingga tidak bersuara.
Kedua, kucing mempunyai mata yang sangat tajam, mata kucing akan terlihat bercahaya saat di tempat gelap dan bisa melihat dengan jelas meskipun dalam keadaan gelap.
Ciri-Ciri Khusus pada Tumbuhan
1. Mawar.
* Mawar memiliki duri yang berfungsi untuk melindungi diri dari musuh.
2. Kaktus.
* Kaktus memiliki duri pada daging batangnya.
* Batangnya dilapisi lilin.
* Batang berfungsi sebagai tempat penyimpanan air.
3. Kantong Semar.
* Memiliki kantong di ujung daun yang berfungsi untuk menangkap serangga.
4. Teratai.
* Teratai tumbuh di air.
* Memiliki daun yang lebar dan merapung di air.
* Pada akar teratai terdapat rongga udara yang berfungsi sebagai alat pernafasan.
5. Putri Malu.
* Bila disentuh daunnya. akan mengucup.
* Memiliki duri pada batang.
6. Raflesia.
* Memiliki bunga yang besar.* Dapat memantulkan cahaya.
* Memakan serangga atau lalat yang hinggap.
* Mengeluarkan bau yang busuk.
* Disebut sebagai bunga bangkai atau bunga raksasa.
Kepatuhan Terhadap Hukum
1. Pengertian Hukum.
*Hukum merupakan aturan, tata tertib, kaidah hidup.
=> Pengertian hukum secara umum
* Hukum adalah seperangkat ketentuan yang dibuat oleh negara atau lembaga yang berwenang untuk mengatur tata tertib dalam masyarakat berisi perintah, larangan, dan sanksi hukum.
=> Pengertian hukum menurut ahli
1. E.Utrech.
Hukum adalah peraturan (perintah-perintah dan larangan-larangan) yang mengatur tata tertib suatu masyarakat dan harus ditaati oleh masyarakat.
2. S.M.Amin.
Hukum adalah kumpulan peraturan yang terdiri atas norma dan sanksi-sanksi.
3. Menurut J.C.T Simarangkir dan Wuryono Sastro pramoto.
Hukum adalah peraturan-peraturan yang bersifat memaksa yang menentukan tingkah laku manusia dalam lingkungan.
2. Unsur-unsur Hukum.
a. peraturan mengenai tingkah laku manusia dalam pergaulan masyarakat.
b. peraturan itu dibuat dan ditetapkan oleh badan-badan resmi yang berwajib
c. peraturan itu bersifat memaksa
d. sanksi-sanksi terhadap pelanggaran peraturan tersebut adalah tegas.
3. Ciri-Ciri atau Karakteristik Hukum
1) Ada perintah dan larangan
2) Perintah dan larangan itu harus ditaati atau dipatuhi oleh setiap orang.
4. Ketentuan Hukum.
a. menjamin kepastian hukum bagi setiap orang dalam masyarakat
b. menjamin ketertiban, ketenteraman, kedamaian, keadilan, kemakmuran, kebahagiaan dan kebenaran
c. menjaga jangan sampai terjadi perbuatan main hakim sendiri dalam tata pergaulan masyarakat.
Perkembangbiakan Makhluk Hidup
Perkembangbiakan pada Manusia.
-Pertumbuhan dan Perkembangan
- Pertumbuhan
- Perkembangan
Contohnya:
Perkembangan manusia.
1. Masa Balita.
Masa balita adalah masa anak dibawah usia 5 tahun.Pada masa ini, anak tumbuh dan berkembang sangat pesat.Pada usia sebulan, indra penglihatan dan pendengaran pada bayi mulai berfungsi.
Pada usia 5-6 bulan bayi sudah bisa melihat cahaya dan mendengar suara.
Pada usia 9-12 bulan bayi mulai merangkak dan berdiri.Pada usia 18 bulan bayi sudah mampu berjalan dengan sendiri.
Pada usia 2-3 tahun, bayi mulai berbicara dalam kalimat yang sederhana.
Pada usia 3 tahun anak mulai bisa mengungkapkan pikirannya.
Pengungkapan pikiran dari anak dapat berupa gerakan terhadap suatu benda, yang merupakan masa bermain.
2. Masa Remaja.
Masa remaja dikenal dengan masa puber.
Masa puber pada perempuan datang lebih cepat dibandingkan laki-laki.
Masa puber pada perempuan terjadi pada usia 9-13 tahun.
Pada laki-laki terjadi pada usia 10-14 tahun.
Pada masa puber terjadi perubahan fisik yang sangat kelihatan.
Hormon-hormon seksual mulai berfungsi seperti laki-laki dan perempuan mulai terjadi ketertarikan.
Perubahan fisik pada perempuan ditandai dengan :
1.) Pinggul dan payudara membesar.
2.) Tumbuh rambut pada bagian-bagian tubuh tertentu
3.) Meningkatnya emosi
4.) Terjadi menstruasi.
Perubahan fisik pada laki-laki ditandai dengan :
1.) Dada terlihat bidang
2.) Suara menjadi besar
3.) Tumbuhnya rambut pada bagian-bagian tubuh tertentu
4.) Mengalami mimpi basah.
3. Masa Dewasa.
Masa dewasa merupakan satu tingkat lebih tinggi dari masa remaja.
Masa ini terjadi pada usia sekitar 20 tahun.
Pada masa ini tidak terjadi pertumbuhan fisik.
Tetapi, pertumbuhan dan perkembangan secara emosional masih terjadi.
Pada masa dewasa, orang akan berpikir untuk bekerja dan menikah.
4. Masa Lanjut Usia.
Masa lanjut usia disebut juga masa tua.
Pada masa ini, terjadi penurunan fungsi alat-alat tubuh.
Berbagai penyakit pun sering timbul.
Orang lanjut usia mulai kehilangan kekuatan tubuh.
Ototnya melemah dan kulitnya keriput.
Tulang mengalami pengeroposan dan gigi mulai tanggal.
Ketajaman penglihatan mata mulai berkurang.
Menampakkan tanda-tanda penuaan sejak usia 40 tahun.
-Pertumbuhan dan Perkembangan
- Pertumbuhan
- Perkembangan
Contohnya:
Perkembangan manusia.
1. Masa Balita.
Masa balita adalah masa anak dibawah usia 5 tahun.Pada masa ini, anak tumbuh dan berkembang sangat pesat.Pada usia sebulan, indra penglihatan dan pendengaran pada bayi mulai berfungsi.
Pada usia 5-6 bulan bayi sudah bisa melihat cahaya dan mendengar suara.
Pada usia 9-12 bulan bayi mulai merangkak dan berdiri.Pada usia 18 bulan bayi sudah mampu berjalan dengan sendiri.
Pada usia 2-3 tahun, bayi mulai berbicara dalam kalimat yang sederhana.
Pada usia 3 tahun anak mulai bisa mengungkapkan pikirannya.
Pengungkapan pikiran dari anak dapat berupa gerakan terhadap suatu benda, yang merupakan masa bermain.
2. Masa Remaja.
Masa remaja dikenal dengan masa puber.
Masa puber pada perempuan datang lebih cepat dibandingkan laki-laki.
Masa puber pada perempuan terjadi pada usia 9-13 tahun.
Pada laki-laki terjadi pada usia 10-14 tahun.
Pada masa puber terjadi perubahan fisik yang sangat kelihatan.
Hormon-hormon seksual mulai berfungsi seperti laki-laki dan perempuan mulai terjadi ketertarikan.
Perubahan fisik pada perempuan ditandai dengan :
1.) Pinggul dan payudara membesar.
2.) Tumbuh rambut pada bagian-bagian tubuh tertentu
3.) Meningkatnya emosi
4.) Terjadi menstruasi.
Perubahan fisik pada laki-laki ditandai dengan :
1.) Dada terlihat bidang
2.) Suara menjadi besar
3.) Tumbuhnya rambut pada bagian-bagian tubuh tertentu
4.) Mengalami mimpi basah.
3. Masa Dewasa.
Masa dewasa merupakan satu tingkat lebih tinggi dari masa remaja.
Masa ini terjadi pada usia sekitar 20 tahun.
Pada masa ini tidak terjadi pertumbuhan fisik.
Tetapi, pertumbuhan dan perkembangan secara emosional masih terjadi.
Pada masa dewasa, orang akan berpikir untuk bekerja dan menikah.
4. Masa Lanjut Usia.
Masa lanjut usia disebut juga masa tua.
Pada masa ini, terjadi penurunan fungsi alat-alat tubuh.
Berbagai penyakit pun sering timbul.
Orang lanjut usia mulai kehilangan kekuatan tubuh.
Ototnya melemah dan kulitnya keriput.
Tulang mengalami pengeroposan dan gigi mulai tanggal.
Ketajaman penglihatan mata mulai berkurang.
Menampakkan tanda-tanda penuaan sejak usia 40 tahun.
Subscribe to:
Comments (Atom)